Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Labuhanbatu Lakukan Aksi Damai di Polres Labuhanbatu

Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Labuhanbatu, yang tegabung dari berbagai elemen organisasi mahasiswa yakni, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Y ULB, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Sabilillah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Himpunan Mahasiswa Al-Wasliyah, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIVA Labuhanbatu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STITA Labuhanbatu, Geruduk kantor Kapolres Labuhanbatu yang bertempat di Jl. Thamrin No. 1 Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu pada hari Sabtu 25/5/2019 Pukul 12.00 Wib S/d- selesai.

Ketua Umum HMI Komisariat Sabilillah Arie dalam orasinya beliau mengatakan kami mengecam atas tindakan refresif Aparat kepolisian terhadap gerakan mahasiswa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi-aspirasinya yang mana telah diamanahkan dalam undang-undang serta masih marak nya terjadi tindakan kriminal di Labuhanbatu. Hal yang senada juga disampaikan oleh Ketua Umum HMI Komisariat Y ULB beliau mengatakan Polres Labuhanbatu telah GAGAL dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum yang profesional dan Adil di Labuhanbatu ini.

Reza Kurniawan dalam orasinya menilai polres Labuhanbatu lalai dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai aparat kepolisian terhadap penegakan kasus-kasus narkoba di Labuhanbatu raya ini.

Adapun stament bersama Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Labuhanbatu.

1. Kami mengecam atas tindakan refresif Aparat kepolisian Republik Indonesia terhadap gerakan mahasiswa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi-aspirasinya yang mana telah diamanahkan dalam undang-undang.

2. Kami menilai tindakan refresif Aparat kepolisian terhadap peserta aksi telah melanggar Hak Azasi Manusia (HAM)

3. Kami meminta kepada Kapolres Labuhanbatu untuk menuntaskan persoalan HAM dan Kelalaian dalam menjalankan tugas dan fungsi nya.

4. Kami meminta kepada Kapolres Labuhanbatu agar mengusut tuntas masalah kasus kematian Alm, Feri, ungkap Heriansyah Lubis dalam orasinya.

Menanggapi hal tersebut, sayangnya Kapolres Labuhanbatu tidak mau menjumpai peserta aksi mahasiswa, yang tidak mau menyahuti aspirasi-aspirasi dari mahasiswa tersebut, sesuai dengan kesepakatan kawan kawan mahasiswa aksi ini akan dilanjutkan pada hari Senin yang mana kami akan menuntut Kapolres Labuhanbatu untuk segera melakukan konferensi pers terkait hal kematian Alm, Feri dan masalah penggerebekan tempat hiburan malam yang masih buka pada saat bulan Ramadhan ini. Tutur koordinator lapangan Arifin. (BF)

Author: admin

Media Jaringan Aktivis dan Antar Kampus di Labuhanbatu. Menyuguhkan berita, pemikiran dan peristiwa yang terjadidi kabupaten Labuhanbatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *