Kantor DPRD Labusel Digeruduk Puluhan Buruh

Labusel, Lintangnews.com | Buruh SBSI 1992 Kebun Sabungan (Perkebunan Aladin Group) geruduk kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kotapinang, Senin (11/11/2019).

Yanto Ziliwu selaku kuasa hukum PK SBSI 1992 Kebun Sabungan dalam orasinya menyampaikan, perusahaan telah menindas para buruhnya, upah yang seharusnya dibayarkan sesuai ketentuan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kabupaten) Labusel tahun 2019.

Ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor : 188.44/1577/KPTS/2018 tertanggal 31 Desember 2018 tentang Penetapan Upah Minimum Sektor Kabupaten (UMSK) Labuhanbatu Selatan Tahun 2019 Sektor Perkebunan Kelapa Sawit sebesar Rp 3.025.000 per bulan.

“Saat ini para buruh hanya menerima upah sebesar Rp 30.000-60.000 per hari jauh di bawah ketentuan UMSK Labusel tahun 2019,” ujarnya.

Selain itu, Yanto juga menyampaikan, perusahaan telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak kepada Hermanto Gulo dan Oniria Hulu. Padahal hal tersebut bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Tenaga Kerja Nomor 13 Tahun 2013.

“Para buruh Kebun Sabungan sampai saat ini tidak didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang sebagaimana diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2011,” paparnya.

Para pengunjuk rasa diterima anggota DPRD Kabupaten Labusel, Zainal Harahap dan berjanji akan memanggil dinas terkait untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. (FR)

 

dikutip dari : https://lintangnews.com/kantor-dprd-labusel-digeruduk-puluhan-buruh/

Author: admin

Media Jaringan Aktivis dan Antar Kampus di Labuhanbatu. Menyuguhkan berita, pemikiran dan peristiwa yang terjadidi kabupaten Labuhanbatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *