BALADA KENDERAAN DINAS

Setiap menjelang hari-hari besar di Indonesia, apakah itu Lebaran, Natal atau tahun baru, kita selalu disibukkan dengan berita yang bernada miring tentang pemakaian kenderaan dinas yang dipakai dihari libur atau diluar jam dan hari kerja kantor, yang biasanya dipakai untuk mudik ke kampong halamanatau jalan-jalan menikmati liburan.

kendaraan dinas operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi, dibatasi penggunaannya pada hari kerja kantor dan hanya digunakan di dalam kota dan pengecualian penggunaan ke luar kota atas izin tertulis pimpinan instansi.

Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat membedakan antara barang milik publik dan barang milik pribadi. Mobil dinas adalah barang milik publik dan hanya dipergunakan untuk kepentingan dinas

memakai mobil dinas untuk kepentingan pribadi adalah pelanggaran nyata atas prinsip utama tata pemerintahan yang baik dan dapat dikategorikan sebagai perilaku koruptif.

Tidak ada aturan yang ketat dan mengikat tentang pemakaian mobil dinas, ada beberapa celah yang dipakai sebagai pembenaran apakah itu perspektif social juga kemanusiaan.

Namun secara etika dan berdasarkan latar berlakang kehidupan manusia apakah itu budaya dan agama, disimpulkan bahwa pemakaian kenderaan dinas yang biayanya dari negara adalah bertentangan dengan etika, budaya dan agama.

Dalam sistem demokrasi seharusnya sudah jelas diatur pemisahan antara pribadi dan public,

Author: admin

Media Jaringan Aktivis dan Antar Kampus di Labuhanbatu. Menyuguhkan berita, pemikiran dan peristiwa yang terjadidi kabupaten Labuhanbatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *