PT. Perkebunan Nusantara III Kebun Sisumut Kecamatan Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan Tebangi Tanaman Konservasi

Press Release…!
*FORUM MAHASISWA PEDULI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN INDONESIA*
Ratusan pohon jenis Jabon yang merupakan Tanaman Konservasi di Kawasan HGU (Hak Guna Usaha PTPN III (PT. Perkebunan Nusantara III) Kebun Sisumut Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan di Tebang dan di jual pada Pihak Ketiga.
Penebangan telah di lakukan oleh Perusahaan modal pemerintah itu melalui rekanan pemenang tender yaitu PT. Tri Putri Anugrah sejak Januari. Setelah di tumbangkan kayu-kayu tersebut di bawa ke Pabrik di kawasan Belawan untuk Produksi Kayu Lapis (Komersil).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan telah melarang penebangan tersebut namun tidak di indahkan oleh pihak Perusahaan yang dalam Hal ini PT. Perkebunan Nusantara sebagai pengolah Tanah tersebut yang di tanami Kelapa Sawit.
Dalam PP No. 8 Tahun 1996 yang menjadi Acuan dari pada berjalannya setiap Progres PTPN III ini mengatakan Kegiatan usaha perseroan (PTPN III) mencakup usaha Budidaya Kelapa Sawit dan Karet dan Produk Utama nya adalah Minyak Sawit (CPO) dan Inti Sawit (Kernel) dan Produk Hilir Karet. Namun pada pada kasus ini PT. Perkebunan Nusantara III di duduga melakukan Konspirasi dan Praktik Kotor dengan melalukan penjualan Tanaman Konservasi melalui proses tender, Kenapa tidak? Pihak Manager dari PTPN III hanya mengataka keberadaan tanaman Konservasi tersebut mengganggu, tetapi kenapa di babat sampai begitu banyak dan melakukan Transaksi penjualan serta tidak mengindahkan Peringatan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup setempat yang sudah melarang? PTPN III seakan menjadi Mafia Kayu yang tidak dapat menerima masukan dari Pihak Lingkungan Hidup.
Pada Peraturan Menteri LHK No. 32/Setjen/2015 mengatakan Hutan Hak harus memiliki penetapan dari LHK. Bagaimana mungkin ada Hutan Hak dalam Kebun Kelapa Sawit?
Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, bahkan Tanaman konservasi sendiri di Mafia kan oleh PTPN III yang merupakan di bawah naungan BUMN sendiri.
Oleh karena itu kami menuntut:
1. Mendesak Pihak LHK RI untuk melakukan Tindakan (Tim Investigasi) terkait dengan penebangan Tanaman Konservasi yang di lakukan oleh pihak PTPN III dan PT. Tri Nusa Anugrah
2.Meminta dan Mendesak Menteri BUMN untuk mencopot Kepala, Manager serta Pimpinan lain PTPN III yang telah ikut melakukan Perbuatan Melawan Hukum Penebangan Tanaman Konservasi
3.Mendesak Kepada Pemerintah Pusat untuk turun tangan dan mencabut izin HGU PTPN III Labuhanbatu Selatan karena telah di salah gunakan Sebagai Perbuatan Mafia.
4. Meminta dan Mendesak Menteri LHK untuk Mencopot Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutan serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara. Jika tidak, kami akan menilai bahwa LHK RI dibawah pimpinan Ibu Siti Nurbaya tidak Berkompetensi untuk menyelesaikan masalah ini sehingga kami akan menuntut mundur Ibu Menteri LHK dari Jabatannya.
5. Jika dari semua tuntutan kami tidak dapat di selesaikan secara administratif oleh pihak-pihak yang berwenang Maka kami akan melanjutkan kasus ini secara Pidana di Mabes Polri.
Salam Perjuangan, Salam Mahasiswa..!!!

Author: admin

Media Jaringan Aktivis dan Antar Kampus di Labuhanbatu. Menyuguhkan berita, pemikiran dan peristiwa yang terjadidi kabupaten Labuhanbatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *