Medan, – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Indonesia. Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN 1 Medan berhasil meraih Gold Medal pada ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) INNOPA WIIPA 2026 yang belangsung pada 1 – 7 Juli diselenggarakan di Kansai Airport Conference Hall, Osaka, Jepang. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.

Pada kompetisi bergengsi yang mempertemukan para inovator dari berbagai negara ini, tim MAN 1 Medan mengusung karya berjudul “GREEN: Utilization of Fruit Peel Waste from the Free Nutritious Meal (MBG) Program as a Raw Material for Eco-Friendly Brick and Roof Tile Production.” Inovasi tersebut menawarkan pemanfaatan limbah kulit buah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bahan baku pembuatan batako dan genteng ramah lingkungan, sehingga mampu memberikan solusi terhadap persoalan limbah sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Keberhasilan meraih medali emas merupakan hasil dari kerja keras para siswa bersama guru pembimbing yang telah melakukan riset, pengembangan, hingga mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri internasional. Selain mengikuti kompetisi, para peserta juga berkesempatan bertukar pengalaman dan memperluas jejaring akademik dengan delegasi dari berbagai negara.

Kepala MAN 1 Medan, Reza Faisal, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki kemampuan menghasilkan karya inovatif yang mampu bersaing di tingkat dunia. Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Prestasi yang diraih MAN 1 Medan diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan riset dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Raihan Gold Medal ini sekaligus memperkuat posisi MAN 1 Medan sebagai salah satu madrasah yang konsisten melahirkan pelajar berprestasi, berdaya saing global, dan mampu membawa nama bangsa ke panggung dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

29 + = 35
Powered by MathCaptcha