Rantauprapat, Labuhanbatu.com – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan kesadaran kebangsaan di kalangan generasi muda. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, S.H., yang mewakili Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., dalam Seminar Nasional dan Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Labuhanbatu, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kesadaran Kebangsaan dan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda” ini berlangsung khidmat di Aula Permata Land Hotel & Resort Rantauprapat. Seminar tersebut dihadiri ratusan kader GMNI dari berbagai komisariat, pelajar SMA se-Kabupaten Labuhanbatu, unsur Forkopimda, tokoh pendidikan, serta organisasi kepemudaan lainnya.

Dalam pemaparannya, para narasumber seminar menekankan urgensi penanaman nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, dan cinta tanah air sebagai benteng utama menghadapi tantangan zaman. Beberapa isu strategis turut menjadi sorotan, mulai dari bahaya radikalisme, intoleransi, perpecahan, hingga derasnya arus globalisasi yang dapat mengikis jati diri bangsa.

Para pemateri mengajak seluruh peserta, khususnya pelajar dan mahasiswa, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI melalui pemahaman yang kuat terhadap sejarah, ideologi, dan budaya bangsa.

Menanggapi hal tersebut, Kadisdik Abdi Jaya Pohan menegaskan bahwa Pemkab Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati Maya Hasmita sangat terbuka untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi pemuda dan pelajar, dalam upaya membangun Sumber Daya Manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter.

“Kami sangat mengapresiasi langkah GMNI Labuhanbatu yang menggelar Seminar Nasional sekaligus Konfercab dan menghadirkan siswa SMA. Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan bangsa. Dinas Pendidikan mendukung penuh setiap inisiatif yang bertujuan membangun SDM siswa yang cerdas dan berkarakter. Pemuda dan pelajar adalah mitra strategis pemerintah dalam mengawal pendidikan dan menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujar Abdi Jaya di hadapan peserta.

Lebih lanjut, Abdi Jaya juga menekankan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan untuk tidak hanya aktif di kampus, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat sekolah.

Ia juga mengajak kader GMNI agar mau turun ke sekolah menyusun program untuk membentuk karakter peserta didik, Menurutnya, kehadiran mahasiswa di sekolah dapat menjadi energi baru dalam menumbuhkan semangat belajar, disiplin, dan cinta tanah air sejak dini.

Pada kesempatan itu, Kadisdik juga memaparkan beberapa program prioritas Pemkab Labuhanbatu di bidang pendidikan yang sejalan dengan visi “Labuhanbatu Cerdas dan Bersinar”. Salah satu program unggulan yang disorot adalah program Sekolah TK Gratis.

“Sebanyak 5.000 calon siswa TK akan kita bayarkan uang sekolahnya. Ini adalah bentuk komitmen nyata kita agar tidak ada satu pun anak usia dini di Labuhanbatu yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena terkendala biaya,” jelasnya.

Selain itu, untuk memperkuat fondasi pendidikan dari hulu, Pemkab juga menyiapkan program beasiswa bagi calon guru TK. “Kita akan memberikan beasiswa kepada 50 calon guru TK setiap tahun. Tujuannya agar kualitas pendidik di tingkat dasar semakin baik, sehingga anak-anak kita mendapatkan pendidikan awal yang kuat dan berkualitas,” tambahnya.

Terkait pelaksanaan Konfercab, Kadisdik berpesan agar seluruh rangkaian agenda dapat berjalan demokratis dan menghasilkan kepemimpinan baru yang sesuai dengan marwah organisasi.

“Semoga melalui Konfercab ini GMNI Labuhanbatu dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang peduli terhadap rakyat, berjiwa Marhaenis, dan siap mengabdi untuk kemajuan daerah. Jadikan GMNI sebagai rumah perjuangan untuk membela kepentingan rakyat kecil,” pesannya.

Seminar Nasional dan Konfercab GMNI ini dinilai sangat sejalan dengan visi Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., yakni mewujudkan Labuhanbatu “Cerdas dan Bersinar”.

Untuk mewujudkan siswa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, Dinas Pendidikan saat ini juga tengah menggulirkan program Gerakan Sekolah Cerdas Bersinar. Program tersebut kini sedang disosialisasikan secara intensif kepada para kepala sekolah yang ada di seluruh Kabupaten Labuhanbatu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 26 = 27
Powered by MathCaptcha